Hak Guna Bangunan
Hak Guna Bangunan
Update 11 September 2012, By Rocky

Hak Guna Bangunan adalah hak untuk mendirikan dan mempunyai bangunan-bangunan atas tanah yang bukan miliknya sendiri, dengan jangka waktu paling lama 30 tahun.

Hak Guna Bangunan (“HGB”) dapat diperpanjang dengan jangka waktu paling lama 20 tahun atas permintaan dari pemegang hak dan dengan mengingat keperluan serta keadaan bangunan-bangunannya. Subyek yang dapat menjadi pemegang HGB adalah Warga Negara Indonesia atau badan hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia dan berkedudukan di Indonesia. Yang termasuk dalam badan hukum adalah semua lembaga yang menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku diberi status sebagai badan hukum, misalnya adalah Perseroan Terbatas, Koperasi, Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun, dan Yayasan.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1996 tentang Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan, dan Hak Pakai Atas Tanah, pemberian HGB di atas tanah Hak Milik dilakukan oleh pemegang Hak Milik dengan akta yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (“PPAT”). Pemberian tersebut dilakukan dengan suatu perjanjian antara pemegang Hak Milik dengan calon pemegang HGB yang dicantumkan dalam akta yang dibuat oleh PPAT. Pemberian HGB di atas tanah Hak Milik tersebut wajib didaftarkan pada Kantor Pertanahan. Jangka waktu HGB di atas tanah Hak Milik diberikan paling lama 30 (tiga puluh) tahun. HGB di atas tanah Hak Milik dapat diperbaharui dengan pemberian HGB baru berdasarkan perjanjian yang dituangkan dalam akta yang dibuat oleh PPAT dan hak tersebut wajib didaftarkan pada kantor pertanahan setempat.

“Hak Pakai adalah hak untuk menggunakan dan/ atau memungut hasil dari tanah yang dikuasai langsung oleh Negara atau tanah milik orang lain, yang memberi wewenang dan kewajiban yang ditentukan dalam keputusan pemberiannya oleh pejabat yang berwenang memberikannya atau dalam perjanjian dengan pemilik tanahnya, yang bukan perjanjian sewa-menyewa atau perjanjian pengolahan tanah, segala sesuatu asal tidak bertentangan dengan jiwa dan ketentuan-ketentuan Undang-undang ini.”

Pemberian Hak Pakai di atas tanah Hak Milik terjadi dengan pemberian tanah oleh pemegang Hak Milik dengan akta yang dibuat oleh PPAT. Pemberian Hak Pakai di atas tanah Hak Milik tersebut wajib didaftarkan dalam buku tanah pada Kantor Pertanahan. Hak Pakai di atas tanah Hak Milik juga mengikat pihak ketiga sejak saat pendaftarannya. Hak Pakai di atas tanah Hak Milik diberikan untuk jangka waktu paling lama 25 (dua puluh lima) tahun dan tidak dapat diperpanjang. Hak Pakai atas tanah Hak Milik dapat diperbaharui dengan pemberian Hak Pakai Baru berdasarkan perjanjian antara pemegang Hak Pakai dengan pemegang Hak Milik, yang dituangkan dalam akta yang dibuat oleh PPAT dan wajib didaftarkan pada kantor pertanahan setempat.

 
Peluang Bisnis Properti Yang MenjanjikanPeluang Bisnis Properti Yang Menjanjikan
Sekarang saya akan menjelaskan dan mengupas tuntas secara bertahap mengenai peluang bisnis properti, kenapa kalau bisnis properti?? 23 Juli 2013
Hal yang Bisa Menyebabkan Bubble Properti di IndonesiaHal yang Bisa Menyebabkan Bubble Properti di Indonesia
Indonesia Property Watch menilai jika pertumbuhan properti Indonesia yang terus merangkak dalam 3 tahun terakhir tidak akan mengalami bubble atau gelembung ekonomi. Bubble akan terjadi jika konsumen properti adalah investor asing. Sementara saat ini, investor properti Indonesia masih didominasi lokal sebesar 98%. 17 Juli 2013
Inilah Sebabnya Harga Tanah Menjadi MurahInilah Sebabnya Harga Tanah Menjadi Murah
Pada dasarnya harga tanah baik di pedesaan maupun di perkotaan cenderung mengalami kenaikan. Semakin berkembangnya ekonomi masyarakat dengan ditunjukkan semakin banyaknya tanah sawah yang kini berubah menjadi rumah, ruko-ruko, bahkan pabrik. 13 Juli 2013
Kelebihan dan Kekurangan HGB (Hak Guna Bangunan)Kelebihan dan Kekurangan HGB (Hak Guna Bangunan)
Hak guna bangunan merupakan kewenangan untuk membangun sebuah properti di atas suatu lahan yang bukan milik kita sendiri. Jika Anda memperoleh Hak Guna bangunan pada sebidang tanah, maka Anda hanya memiliki hak untuk mendirikan rumah, apartemen, toko, atau bangunan lainnya di atas tanah tersebut. 13 Juli 2013
 
Pengertian Tanah Basah dan Tanah KeringPengertian Tanah Basah dan Tanah Kering
Persoalan jual tanah mempertimbangkan banyak hal. Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh semua orang antara lain: status kepemilikan tanah dan status fungsi lahan. Berkaitan dengan status fungsi lahan dapat dibedakan jadi dua yaitu tanah basah (wetland) dan tanah kering (Dryland) 13 Juli 2013
Pastikan Sertifikat Tanah & Bangunan Anda Sudah SesuaiPastikan Sertifikat Tanah & Bangunan Anda Sudah Sesuai
Dalam melakukan transaksi, khususnya rumah (tanah dan bangunan) memang sudah semestinya tidak hanya memperhatikan soal harga dan fisik rumah. Namun, yang paling penting adalah aspek legalnya, juga beberapa hal tentang pembayaran dan penandatanganan akta jual beli (AJB) 14 September 2012
Cara Aman dan Pintar Membeli RumahCara Aman dan Pintar Membeli Rumah
Membeli rumah memang gampang-gampang susah. Tak heran banyak orang mengatakan, membeli rumah tidak jauh berbeda dengan mencari jodoh. Karena itu, berhati-hatilah dalam membeli properti atau rumah. Bisa-bisa, bukan rumah idaman yang Anda dapatkan, tapi malah penyesalan yang didapat. 14 September 2012
Tips Cerdas Membeli RumahTips Cerdas Membeli Rumah
Membeli rumah memang menjadi impian setiap orang. Rumah juga bisa dijadikan investasi alternatif, karena harga yang akan semakin mahal. 14 September 2012
   
 

 

Contact Person : 02742182623 - 088-1248-9247 admin@pengusahaproperti.com
Office : Jl. Tegal Rejo 19 Yogjakarta